Kenali Tanda-tanda Remaja yang Berisiko Bunuh Diri

Kenali Tanda-tanda Remaja yang Berisiko Bunuh Diri

Tindakan menghakhiri hidup sendiri bisa menyerang siapa saja, semua umur bisa menjadi korban juga. Tidak tentu hal apa yang membuat pelaku bunuh diri memutuskan untuk bunuh diri. Namun, biasanya adanya kecemasan dan stress yang tidak bisa ditanggung dan dikendalikan diri sendiri membuat individu putus asa dan bunuh diri. Ada banyak faktor yang membuat cemas dan stress, contohnya tindakan yang tidak berdampak positif seperti judi bola online mengganggu kejiwaan bisa memicu kecemasan dan stress serta membawa pada kefrustasian yang parah.

Tanda-tanda Remaja yang Beresiko Bunuh Diri

Umumnya kecemasan maupun tekanan mental menyerang setiap usia dan jenis kelamin. Adanya tekanan yang datang dari berbagai sumber bisa menyebabkan kecemasan dapat dirasakan setiap orang. Hal ini apabila tidak diselesaikan dengan benar maka penderita akan mengalami kelainan emosi yang bisa menyebabkan bahkan tindakan bunuh diri. Usia remaja yang biasanya masih dalam tahap pencarian jati diri dan emosi yang belum stabil termasuk rentan mengalami kecemasan. Kecemasan merupakan hal yang tidak dapat dijelaskan penyebabnya dan bahkan termasuk susah dipulihkan. Butuh dukungan keluarga, teman-teman dan ahli kejiwaan.

Kurangnya pemahaman akan tanda-tanda remaja yang beresiko melakukan tindakan bunuh diri membuat hal ini cukup ironis. Bahkan diri mereka sendiri bisa tidak sadar mengalami tanda ini serta terus melakukan tindakan yang memicu kecemasan yang semakin parah. Remaja zaman sekarang umumnya menjadi pecandu gadget dan internet, semuanya berlomba eksis di dunia maya dengan keinginan untuk dipuji. Banyak remaja juga yang kecanduan bermain judi online seperti judi slot,bola online dan sebagainya. Padahal kenyataannya judi bola 88 mengganggu kejiwaan pemainnya. Kecanduan judi online sama halnya dengan kecanduan lainnya seperti narkoba atau alkohol. Kejiwaan pecandu akan terganggu sehingga mereka akan mengalami keemasan, stress yang tidak menentu. Semakin membiarkan hal ini terjadi pelaku judi online bisa merasa putus asa karena biasanya kurang juga support orang sekitar hingga bisa bunuh diri.

Maka sebaiknya waspada akan tanda-tanda penjudi online yang beresiko bunuh diri:

1. Kecemasan dan stress.

2. Perubahan emosi atau mood yang tiba-tiba seperti mudah marah.

3. Menjadi anti sosial atau suka menyendiri bahkan sampai mengurung diri.

4. Tidur kurang atau berlebihan.

5. Merasa sakit tak tertahankan dan rasa putus asa.

6. Menyakiti diri sendiri.

Tanda-tanda diatas bisa juga diperburuk dengan kurangnya dukungan keluarga dan masyarakat. Karena orang yang mengalami depresi sangat butuh keberadaan orang lain sehingga mereka tidak merasa sendiri. Penjudi online yang telah kecanduan umumnya telah banyak tekanan, seperti kehilangan uang hingga pekerjaan. Maka sebaiknya masyarakat peduli dengan tanda-tanda ini agar remaja yang depresi akibat judi online atau akibat sebab lainnya bisa terselamatkan.

Kilua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *